lifelong learner — urip iku urup, currently working on accenture.

Cara Fokus dan Tetap produktif dalam Bekerja untuk Millenial

0
Degananda.com -

productive_icon_life

Bagi kaum milenial saat ini, berkarya dan berkerja adalah salah satu tujuan yang paling utama, namun seorang milenial harus mengingat bahwa Bekerja dan berkarya pada suatu saat tertentu akan mengalami titik jenuh.

Rutinitas yang sama setiap hari akan menyebabkan kebosanan dan pada titik tertentu akan menurunkan produktifitas.

Seseorang yang awalnya selalu mencapai target dalam pekerjaanya, dapat secara tiba-tiba dapat berbalik 180 derajat menjadi seseorang yang sering terlambat dalam menyelesaikan pekerjaanya.

Perubahan performa tersebut biasannya disebabkan oleh beberapa faktor dibawah ini :

  • Jenuh terhadap rutinitas
  • Burn out, ini adalah titik dimana seseorang lelah terhadap pekerjaan yang dilakukan karena tekanan yang dihadapi. Umumnya akibat beban kerja yang tidak sesuai dengan kapasitas pekerjaan yang tidak ditangani
  • Terganggu akibat fokus lain. Contohnya seseorang bekerja pada perusahaan tetapi menyambi melakukan usaha sampingan.
  • Bad mood. Penyeban Hal ini cukup variatif pada setiap orang. Tetapi secara umum diakibatkan permasalahan dengan keluarga,kerabat atau masalah finansial.

Cara Fokus serta Tetap produktif dalam bekerja untuk millenial

Untuk menyelesaikan dan menghindari penyebab menurunnya produktifitas diatas dapat disasati dengan langkah-langkah berikut ini

1.Gunakan aplikasi pencatat kegiatan dan target sehari-hari

trello_pengatur_jadwal_dan_target.png
Pastikan mencatat seluruh target dan daftar kegiatan. Agar tetap dapat fokus

pastikan untuk selalu menuliskan seluruh target dan aktivitas yang harus dikerjakan pada hari tersebut. Pastikan untuk selau fokus mengerjakan dan menyesaikan target serta aktivitas diatas. Salah satu rekomendasi aplikasi untuk menujang kegiatan sehari-hari adalah trello.

2.Tentukan prioritas

tentukan_prioritas.png
tentukan prioritas mulai dari yang urgent(penting) hingga not urgent(tidak penting)

sudah menjadi rahasia umum bahwa sering kali beban kerja yang diberikan oleh perusahaan tidak sesuai dengan kapasitas yang dimiliki oleh pekerja milenial. Tak perlu khawatir akan hal ini, cukup tentukan prioritas dan pastikan mendiskusikan prioritas ini pada ketua tim atau manajer.

3. Berani mengatakan tidak 

berani_mengatakan_tidak.png
Budayakan untuk mengatakan tidak apabila sudah tidak ada kapasitas diri. Dont burn ur self.

sering kali, disaat fokus menyelesaikan suatu pekerjaan, akan ada saat dimana kolega atau manajer memberikan tugas tambahan disaat pekerja sebelumnya belum selesai. Pastikan untuk selalu melakukan crosscheck terhadap prioritas dan aktivitas di hal.

Jika kapasitas telah full maka jangan ragu untuk mengatakan tidak dan mulai diskusi soal prioritas atas tugas baru tersebut.

Komunikasi adalah hal yang paling utama.

4.Istirahat yang cukup 

istirahat_yang_cukup.png
Jangan remehkan isirahat. Terkadang tidur siang akan membantu mengembalikan fokus.

jangan menyepelekan mengenai hal ini. Tubuh manusia bukanlah suatu robot elektrik yang dapat bekerja setiap saat. Idealnya, tubuh manusia membutuhkan waktu istirahat sekitar 8 jam.

jangan lupa untuk mengkonsumsi makanan sehat, vitamin, susu dan buah-buahan

Tubuh yang kurang fit akan mempegaruhi prodiktivitas dalam bekerja dan berkarya. Kesehatan harus nomor 1 dibandingkan pekerjaan. Jangan salah prioritas.

5.Fokus 

fokus_terhadap_satu_tugas_tertentu.png
fokus terhadap satu tugas tertentu baru kemudian menyelesaikan tugas yang lain.

Meski seluruh target dan aktivitas yang harus dilakukan telah dicatat pada aplikasi, hal tersebut akan menjadi sia-sia apabila kita mudah terganggu atas prioritas lain. Misalnya, mudah terganggu akibat pesan whatsapp, bermain game atau yang paling berbahaya adalah menyambi satu pekerjaan dengan pekerjaan lain

Manusia bukanlah seseorang yang dapat mengerjakan banyak pekerjaan dalam satu dengan optimal.

Manusia dapat mengerjakan pekerjaan dengan maksimal apabila fokus pada satu aktivitas tertentu. Kelemahan ini harus disadari untuk menyiasati pekerjaan yang ada

(Visited 21 times, 1 visits today)

Leave a Reply