Selalu ingin mencoba hal - hal yang baru meski penuh resiko dan tantangan yang sulit. "Kain kafan tidak berkantung".

Golang tutorial indonesia – Hello world

0
Degananda.com -

Pada tutorial sebelum ini kita telah membahas mengenai cara melakukan installasi dan setup workspace pada golang. Sekarang di golang tutorial indonesia bagian kedua ini akan membahas bagaimana melakukan pembuatan program yang menampilkan hello world.

Helloworld adalah suatu kalimat yang memiliki makna bahwa kita sedang memulai mempelajari suatu bahasa pemrograman tertentu. Contohnya pada golang tutorial ini kita akan membuat program yang menampilkan helloworld pada terminal atau pada konsol. Pastikan anda telah berhasil melakukan installasi golang dan melakukan setup workspace.

Aturan penulisan kode di golang

Pacakage

Sebelum kita menuliskan kode untuk menampilkan hello world maka kita harus pahami bagaimana golang mendefinisikan setiap baris kodenya. Pertama pada bagian atas dari sautu file harus didefinisikan nama dari packagenya.

Package atau paket adalah suatu kumpulan fungsi yang terangkum dalam satu bundle. Analoginnya adalah seperti toolbox. Contohnya toolbox untuk motor maka akan terdapat kunci stang, kunci T untuk membuka baut dimotor. Kemudian terdapat toolbox untuk tiang listrik yang biasannya digunakan oleh petugas listrik yang berfungsi untuk memperbaiki tiang listrik ketika terjadi sesuatu hal.

Package memiliki fungsi yang spesifik. Salah satu contoh package dalam go bernama “fmt”. Fmt adalah package yang memiliki fungsi untuk menghandle input dan outpu. Contohnya

  • (output) Print , fungsi ini dapat menampilkan sesuatu pada konsol. Fungsi print ini akan memiliki satu parameter yakni nilai yang akan ditampilkan dalam konsol.
  • (ouput) Println , memiliki fungsi yang sama dengan print namun setiap nilai yang ditampilkan pada terminal/konsol akan berikan newline (“\n”) atau spasi kebawah.

itulah dua contoh fungsi yang terdapat pada package fmt. Namun juga terdapat fungsi lain seperti scanner yang mengakomodasi keperluan user input melalui terminal.

Jenis package

terdapat dua jenis dari package pertama adalah package yang bersifat sebagai executable. Kedua adalah package yang bersifat sebagai library. Package executable adalah package yang dapat dieksekusi langsung oleh program (contohnya pada windows seperti .exe). Sedangkan package yang berupa library berfungsi sebagai penunjang atau support dari suatu program. Contohnya adalah package fmt.

Program pada go akan terdiri dari berbagai macam package baik executable ataupun yang bersifat sebagai library. Namun umumnya hanya terdapat satu package executable yang disokong oleh banyak package yang bersifat sebagai library. Library ini akan menunjang kita dalam membuat program. Contohnya package fmt yang membantu kita dalam menhandle input dan output.

Untuk mengimport package kita menggunakan syntax import yang dituliskan setelah mendefinisikan suatu package. Gunakan import (“a”,”b”,dst) jika ingin melakukan import lebih dari satu package. Contohnya untuk mengimport fmt maka syntax yang kita gunakan adalah

import "fmt"

Main function

Setiap fungsi yang bernama main() disuatu package akan dieksekusi langsung oleh go. Inilah yang disebut sebagai executable. Jika anda pernah membuat program dengan menggunakan java maka main() ini memiliki persamaan seperti public static void main() pada java. Kita dapat menyebut fungsi dalam go sebagai suatu building block. Ibarat suatu rumah, building block adalah ruangan. Dimana pasti setidaknya terdapat satu kamar tidur, satu kamar mandi dan satu ruang tamu. Setiap ruangan tersebut disebut sebagai building block.

Pada go setiap fungsi memiliki peranannya masing-masing. Contohnya fungsi main adalah fungsi yang bertanggung jawab saat suatu program dieksekusi. Building block main inilah yang akan dijalankan pertama kali. Setiap line disuatu fungsi disebut sebagai statement yang akan dieksekusi secara berurutan dari atas ke bawah. Contohnya kita memiliki statement A dan statement B. Maka urutan eksekusi atau invoke beruawal dari statement A dan diahiri oleh statement B.

Implementasi

Setelah mengetahui beberapa hal terkait dengan package, building blocks atau fungsi, main function dan statement(line disetiap fungsi yang nantinnya dieksekusi / invoke) maka kita telah siap untuk menuliskan hello world. Untuk mencapai tujuan tersebut(menulis helloworld) dalam golang kita akan memanfaatkan package fmt yang berguna untuk menghandle input dan output.

package main

import "fmt"

func main() {
	// this is a comment
	/*
		this comment
	*/
	fmt.Println("hello world")
}

Kita akan kupas setiap baris dalam kode diatas

  1. Pertama jelas kita harus mendefinisikan nama dari suatu package yang diberi nama main. Untuk sekarang cukup difahami memberikan nama main. Dichapter-chapter selanjutnya kita akan mempelajari membuat package lain. Main adalah packaage executable.
  2. Setelah mendefinisikan package maka kita tentukan package pendukung lain atau kita sebut sebagai library yang dibutuhkan.
  3. Func adalah syntax yang digunakan untuk mendefinsikan suaut fungsi yang dilanjutkan oleh nama dari fungsi tersebut. main() bertugas sebagai fungsi yang pertama kali dieksekusi dari suatu package layaknya public static void main pada java.
  4. Didalam func main, kita tuliskan statement untuk menampilkan hello world dengan menggunakan package fmt dan fungsi println.

itulah penjelaskan line by line dari potongan kode diatas untuk menampilkan hello world pada konsol.

Dokumentasi fungsi dari package

Terdapat beberapa cara untuk mendapatkan dokumentasi dari suatu fungsi. Pertama tentunnya adalah dengan melihat website resmi dari GO. Namun, terdapat cara lain yang lebih mudah yakni dengan menggunakan perintah dibawah ini

godoc nama_package nama fungsi

Contohnya kita akan coba mengetahu dokumentasi dari fmt.Println. Maka perintah yang kita gunakan adalah sebagai berikut ini. Ingat go tools atau go-cli (perintah go diterminal) adalah case sensitive. Artinnya println dan Println merupakan kata yang berbeda. Hati-hati dalam penulisan.

IDE  / Editor

Kami sangat menyarakan untuk mengguanakan micorosoft visual studio dengan ditambahkan extension golang yang dibuat oleh lukehobban. Ini akan memberikan kemampuan auto complete dan setiap dokumentais pada godoc seperti contoh diatas secara otomatis akan terintegrasi.

ini adalah contoh dokumentasi yang secara otomatis terintegrasi pada microsoft visual studio pada package fmt dengan fungsi Println.

Komentar / Comment

Jika anda ingin menambahkan catatan maka anda dapat menggunakan // ataupun /* */. Keduannya akan membuat statement pada suatu fungsi dihiraukan atau tidak dieksekusi oleh go. gunakan “//” jika ingin membuat komentar hanya terdiri dari satu line. Jika ingin menambahkan komentar yang multiline maka gunakanlah /* */. Masukan komentar diantara asterisk(“*”) tersebut.

func main() {
	// gunakan untuk satu line komentar
	/*
		gunakan ini
		jika ingin
		menambahkan komentar yang
		melebihi satu line
	*/
	fmt.Println("hello world")
}

itulah penjelasan mengenai package, statement, building blocks atau function, membuat helloworld, memberikan komentar yang di ignor oleh go, dan melakukan import. Semoga ulasan ini dapat bermanfaat bagi kita semua

terimakasih.