lifelong learner — urip iku urup, currently working on accenture.

Sejarah perkembangan HTML dari lini masa ke masa

0
Degananda.com -

Screen Shot 2018-08-05 at 12.28.13

Lini masa website dahulu dan sekarang – jaman old vs jaman now

Dunia pengembangan website (web development) memiliki peningkatan yang sangat drastis , intensive dan radikal dari masa ke masa. Peningkatan drastis ini relatif ditempuh dalam waktu yang sangat singkat. Pada ahir 1990 , diperkenalkan pada dunia website sangat menarik bagi manusia pada saat itu yakni website yang dapat menampilkan gambar serta pernak-pernik warna didalamnya (font color, background color dan lain sebagainnya). Ya sejatinnya, website pada saat itu sangatlah statis. Konten statis , warna statis bahkan interaksi antara website dan pengunjung(user) sangat minim atau bahkan tidak ada.

Jika kita bandingkan dengan bagaimana perkembangan website ditahun 2018 ini maka akan terdapat perkembangan yang sangat radikal. Website saat ini sangat didominasi dengan penggunaan javascript dan AJAX yang sangat kental. Kita tidak lagi menyebut website sebagai sebuah “website” melainkan sebagai “webapps” karena sekarang website memiliki akses ke berbagai macam lingkungan software pengguna terlebih lagi dengan di perkenalkannya PWA (Progressive web apps) yang menambah kemampuan website pada sisi clientside semakin powerful.

Perkembangan markup HTML

Seiring perkembangan waktu dari ahir 90an ahir hingga era milenial 2018 sekarang, markup yang dimiliki oleh HTML mengalami perubahan dan semakin konsesisten diberbagai browser. Perkembangan ini semata-mata untuk meningkatkan kemampuan semantic sehingga semakin SEO(Search engine optimization) Friendly.

HTML4 berkembang menjadi XHTML dengan perubahan yang cukup minimalis yakni syntax HTML4 namun ditambahkan dengan kemampuan style markup XML. Pada tahun 2018 ini , sudah tidak pernah kita temukan (sangat jarang) website yang menggunakan markup versi HTML4 atau XHTML. HTML5 telah menjadi standar markup baru untuk pembuatan website. Seperti wordpress yang kami gunakan ini telah menggunakan standar HTML5.

HTML5 memiliki dua spesifikasi yang berbeda yakni spesifikasi pertama adalah Web Form 2.0 dan spesifikasi kedua adalah Web Apps 1.0 (+2.0, +3.0)  Perkembangan ini terjadi untuk meningkatkan maintainabilitas dan kemampuan interaksi yang lebih baik kepada pengunjung.

Perbedaan Web Form 2.0 pada HTML 4 dan HTML 5

Web Form 2.0 adalah suatu istilah yang menggambarkan syntax-syntax form HTML 4.0 dan HTML 5.0. Untuk web form 2.0 pada HTML 4.0 meliputi input checkbox, text, password, radio, submit, file,image,textarea, button.  Sedangkan pada HTML 5.0 , versi markup ini memperkenalkan :

  1. Input dengan ragam type yang baru meliputi datetime, date, month, week, time, number, range, email dan url.
  2. Markup output untuk menampilkan value yang dihasilkan dari markup input.

Tidak perlu membingungkan istilah web form 2.0 pada intinnya HTML 5 memiliki kemampuan HTML 4.0 dan improvisasi Web form sebelumnya sesuai dengan penjelasan diatas.

Rangkuman perbedaan Web Apps 1.0 , 2.0. dan 3.0

Isitlah webapps 1.0 , 2.0 dan 3.0 menjelaskan mengenai arsitektur dari website tersebut dilihat dari sudut pandang teknologi dan interaksi website dengan penggunannya. Berikut adalah rangkuman perbedaan web apps 1.0 dibandingkan dengan web apps 2.0 ataupun 3.0

  1. Web apps 1.0 adalah arsitektur paling sederhana dari website. Pengunjung tidak memiliki kemampuan untuk memberikan konten(posting/komentar atau apapun kegiatan mengunggah konten ke website tersebut). Webapps 1.0 isitlahnya adalah website readonly. Kita sudah jarang sekali melihat website dengan artistektur webapps 1.0. Minimal saat ini suatu website memiliki fitur memberikan komentar baik melalui email ataupun system embedded comment.
  2. Web apps 1.0 membutuhkan kemampuan browser yang sederhana karena browser hanya melakukan render HTML. Web apps 1.0 tidak mengenal adannya javascript yang mengatur interaksi antara pengguna , browser dan server.
  3. Web apps 2.0/3.0 adalah kebalikan dari web apps 1.0 yakni Pengunjung memiliki kemampuan untuk memberikan konten(posting/komentar atau apapun kegiatan mengunggah konten ke website tersebut).
  4. Web apps 2.0/3.0 sangat memiliki ketergantungan dengan javascript untuk berinteraksi dengan browser, lingkungan sistem pengguna ataupun untuk berkominikasi dengan sistem lain melalui javascript AJAX yang tentunnya sangat erat kaitannya dengan API yang tersedia di sistem lain
  5. Perbedaan web apps 2.0 dan 3.0 adalah kemampuan sistem untuk menggunakan data yang diberikan oleh pengunjung untuk diolah (intelligence system / AI). Contohnya setiap apapun yang kita kirimkan melalui facebook, data tersebut akan diolah oleh facebook untuk keperluan tertentu yang mana kita tidak mengetahuinya. Contoh sederhannya data tersebut dapat dijual untuk mengetahui behavior/ketertarikan kita terhadap suatu produk difacebook yang sangat berguna untuk agency periklanan.

Kesimpulan

HTML berkembang sangat pesat. Versi terahir dari HTML adalah versi 5.0 yang memiliki dua komponen penting yakni Web Form 2.0 dan juga Web Apps 1.0/2.0/3.0 yang mana versi web apps adalah tergantung dari jenis website tersebut. Namun sudah sangat jarang kita jumpai HTML 5 dengan hanya kemampuan Web Apps 1.0. 99% website yang saat ini ada diinternet menggunakan standar web apps 2.0